Jumat, 22 April 2011

akatsuki

akatsuki adalah nama sebuah kelompok antagonis dalam serial manga dan anime Naruto. Akatsuki (暁 , "Fajar") beranggotakan 10 orang kriminal kelas S yang ditakuti karena kekuatan dan tabiat mereka yang buruk. Syarat keanggotaan mereka masih belum diketahui secara jelas. Tapi yang pasti, mereka semua mempunyai Kekkei genkai atau setara dengan Kekkei genkai yang unik dan mengerikan dan menakutkan.
Tujuan dan visi Akatsuki juga masih belum jelas. Tetapi mereka punya ketertarikan besar terhadap Bijuu —hewan legendaris yang mempunyai chakra yang amat besar yang tidak seorang pun dapat mengendalikannya. Sampai saat ini Akatsuki sudah berhasil mengumpulkan 7 ekor Bijuu yaitu Shukaku si ekor satu, Nibi si ekor dua, Sanbi si ekor tiga, Yonbi si ekor empat, Gobi si ekor lima, Rokubi si ekor enam dan Shicibi si ekor tujuh.

Tujuan Organisasi

Tujuan Akatsuki ialah penguasaan dunia dengan kekuatan mutlak. Mula-mula mereka akan mengumpulkan ke-9 bijuu lalu membangkitkan biju berekor 10. Lalu dengan kekuatan besar, mereka akan membangun desa mereka sendiri dan mengobarkan perang ke seluruh negara. Mereka akan membangun sebuah desa yang sanggup menerima tugas apapun termasuk pembunuhan, penyerangan, penculikan, perang, dan tugas kotor lainnya. Untuk membangun desa tersebut, mereka membutuhkan uang dalam jumlah besar. Ketua aktsuki yang resmi ialah Pain (Nagato) mantan murid Jiraiya, sementara ketua Akatsuki yang di balik layar ialah Tobi (Madara).

Cara Kerja

Anggota Akatsuki bekerja secara berkelompok masing-masing dua orang yang saling melengkapi kelemahan dan kelebihan masing-masing. Mereka bekerja amat kompak dan kombinasi kekuatan mereka menghasilkan kekuatan yang sangat mematikan. Tetapi dalam tingkat perorangan, para anggota kadang-kadang saling tidak menyukai satu dan lainnya. Akatsuki juga tidak terlalu mengambil pusing dalam hal kematian salah satu anggotanya, yang mereka utamakan adalah keberhasilan dalam misi. Tidak semua anggota Akatsuki bekerja secara berkelompok dua orang, Misalnya Zetsu yang bekerja sendirian. Meskipun ada anggota yang bekerja secara individual, tidak menutup kemungkinan untuk menjalankan sebuah misi dengan tingkat keberhasilan yang cukup memuaskan.

[Dalam aksinya, Akatsuki menggunakan sebuah jutsu/segel untuk memindahkan bijuu ke dalam tubuh salah satu anggotanya. Dengan segel itu, Akatsuki dapat memanggil sebuah patung untuk menghisap bijuu dari tubuh Jinchuuriki. Patung tersebut berbentuk manusia yang menengadahkan tangannya dan terikat. Mata patung itu ditutup sebuah kain dan mulutnya disumpal. Patung ini sepertinya melambangkan ketidakbebasan. Ketika melakukan pemindahan, anggota yang akan diisi Bijuu harus ada di tengah. Para anggota yang lain akan berdiri di masing-masing jari patung itu. Nama jurus segelnya adalah Fuuinjutsu Gernyu Kyuu Fuujin.

Cincin

Setiap anggota Akatsuki memakai cincin sebagai identitas mereka. Masing-masing cincin melambangkan keanggotaan dan ditulis dengan kanji yang berbeda. Orochimaru yang sepuluh tahun lalu keluar dari Akatsuki masih menyimpan cincin miliknya, tapi sudah mati dibunuh Uchiha Sasuke karena Orochimaru terlalu lemah.
Berikut adalah daftar cincin-cincin tersebut:
  • 零 - れい, Rei - Nol/Tidak ada: Dipakai oleh Pein.
  • 青, Sei - Hijau - Dewa Timur dan Musim Semi: Dipakai oleh Deidara.
  • 白, Haku - Putih - Dewa Barat dan Musim Gugur: Dipakai oleh Konan.
  • 朱, Shu - Merah - Dewa Selatan dan Musim Panas: Dipakai oleh Itachi Uchiha.
  • 玄, Kai - Babi Hutan - Dewa Utara dan Musim Dingin: Dipakai oleh Zetsu.
  • 空陳 - くうちん, Sora - Langit: Dulunya dipakai oleh Orochimaru dan masih disimpan olehnya.
  • 南, Minami - Selatan: Dipakai oleh Kisame Hoshigaki.
  • 北, Hoku - Utara: Dipakai oleh Kakuzu.
  • 三, San - Tiga : Dipakai oleh Hidan.
  • 玉 , Gyoku - Bola: Sekarang dipakai oleh Tobi, dulu dipakai oleh Sasori.

Kostum dan penampilan

Para anggota Akatsuki menggunakan kostum seragam, yaitu Overcoat dengan corak awan berwarna merah serta bagian leher yang memanjang dengan bagian dalam berwarna merah. Mereka juga memakai caping jerami dengan kain putih menjulur di pinggirnya. Mereka juga bersikap hati-hati dan tidak menonjolkan diri (terutama saat memasuki sebuah desa) tetapi akatsuki juga memakai baju ungu dan celana ungu (kecuali Konan) di dalamnya.

Pelindung Kepala

Pelindung kepala yang dipakai anggota Akatsuki sedikit berbeda, dimana ada bekas goresan melintang di simbol desa mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi terikat dan terbebas dari desa asal mereka. Lebih tepatnya mereka adalah buronan kelas S. Tobi, salah seorang anggota Akatsuki yang berasal dari Konohagakure, Sedangkan Hidan asal desanya dari Yugakure. tidak sama dengan Pein.


Sebelumnya Akatsuki beranggotakan sepuluh orang, tetapi sekarang tinggal tiga setelah kematian lima anggota lainnya Sasori, Pein, Kakuzu, Deidara, Itachi, membelotnya Orochimaru, keluarnya Konan dari Akatsuki, serta Hidan yang terpotong-potong oleh Shikamaru. Saat ini anggota yang tersisa adalah Tobi, Kisame, Zetsu dan ditambah Tim Taka. Hidan tidak mati saat Shikamaru mambalaskan dendam Asuma, badannya terpotong-potong sehingga tidak dapat disambung tanpa bantuan dari Kakuzu sehingga Hidan masih terperangkap di lubang yang dibuat Shikamaru saat mereka bertarung. Tobi, yang sebelumnya adalah bawahan Zetsu, telah menggantikan Sasori. Meskipun telah meninggalkan Akatsuki, Orochimaru masih belum digantikan, karena dia masih membawa cincin Akatsuki.

Gempa Jepang 2011 Vs Gempa Aceh 2004

Ada 16 Gempa besar yang berkekuatan lebih dari 8.5M yang tercatat sejak 1900. Dua diantaranya gempa Aceh dan Gempa Jepang. Walaupun gempa itu bukan yang terbesar sepanjang sejarah didunia namun keduanya sangat berarti dan cukup menarik perhatian karena sangat fenomenal. Gempa Aceh 2004 dan Gempa Jepang 2011 terpaut 6 tahun relatif pendek dalam kurun waktu geologi, namun keduanya termasuk satu kelompok besar yg terjadi pada sekitar abad 21.
:( “Wah Pakdhe yang besar-besar itu apa ya sesuai dengan korban dan kerugiannya ?”
:D “Tidak selalu tentusaja Thole. Ada didongengan dulu disini, kan ?”

Gempa Aceh 2004 vs Gempa Jepang 2011

SR_FatalitiesPal Lik Marufin mencoba membandingkan kedua gempa itu. Dia mendongengkan dibawah ini.
Tentu saja keduanya berbeda. Perbedaan paling menonjol pada korban jiwa yang direnggut. Dalam gempa Aceh, alias gempa akbar Aceh alias gempa megathrust Sumatra-Andaman 2004, korbannya mencapai lebih dari 300.000 jiwa sementara dalam gempa akbar Jepang, alias gempa megathrust Tohoku 2011, korbannya diestimasikan 10.000 jiwa meski skenario terburuk memperkirakan hingga 20.000 jiwa.
Namun perbandingannya tentu saja tidak sekadar hanya pada korban. Ada sejumlah aspek lain yang bisa dibandingkan, disini disajikan lima diantaranya.
:D “Thole diatas itu gambaran korban gempa dengan magnitudenya”
:( “OOh lah hiya tergantung dimana terjadinya ya Pakdhe ?

1. Energi

Energi gempa sangat terkait dengan magnitudenya. Pada gempa akbar, magnitude yang digunakan selalu berupa magnitude momen (Mw) yang aslinya tidak memiliki satuan, namun untuk membedakan dengan jenis magnitude lain maka sering digunakan “satuan” skala Magnitudo (SM). Magnitude momen adalah satu-satunya jenis magnitude yang mampu mengekspresikan luasan segmen kerakbumi yang terpatahkan dan bergerak melenting sebagai sumber gempa. Magnitude momen sangat terkait dengan momen seismik yang selanjutnya bisa diderivasikan menjadi energi gempa seperti diatur oleh persamaan Kanamori.
Gempa besar (>8.5M) sejak 1900
Gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 memiliki Mw 9,2 dan berkorelasi dengan pelepasan energi sebesar 950 megaton TNT. Sementara gempa akbar Sendai 2011 mempunyai Mw 9,0 yang setara dengan energi 475 megaton TNT. Dari perspektif pelepasan energi ini, maka gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 dua kali lipat lebih bertenaga dibanding gempa akbar Sendai 2011.
:( “Pak Lik Marufin ini sukanya ngitung pakai Bom Atom, mentang-mentang alumni Tenik Nuklir UGM, ya ?”
Satuan energi gempa umumnya adalah kiloton TNT atau megaton TNT, sebagai upaya untuk menghindari penggunaan angka-angka besar. 1 megaton TNT setara dengan 1.000 kiloton TNT. 1 kiloton TNT adalah energi yang dilepaskan ketika 1.000 ton bahan peledak TNT (yang biasanya digunakan dalam dinamit) diledakkan secara simultan. Sebagai acuan umumnya digunakan bom nuklir Hiroshima, yang energi ledakannya setara dengan 20 kiloton TNT.
Dengan demikian energi gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 setara dengan ledakan 47.500 butir bom Hiroshima secara simultan, sedangkan gempa akbar Sendai 2011 setara dengan 23.700 butir bom Hiroshima.
:( “Whadduh Pakdhe. Lah PLTN bocor saja sudah nggegerke dunia, kalau 23 ribu butir bom atoom trus dunia kiamat donk, Pakdhe “
:D “Ya satu bom atom tidak ada apa-apanya dengan tsunami kecil thole”

2. Durasi

Durasi gempa atau lamanya waktu gempa berlangsung bisa menceritakan bagaimana proses pematahan segmen kerakbumi yang menjadi sumber gempa, apakah lambat (sehingga merupakan gempa lambat) atau cepat. Durasi gempa juga bisa digunakan untuk mengestimasi sebenarnya berapa segmen kerakbumi yang terlibat dalam suatu gempa, apakah tunggal ataukah ‘koalisi‘.
:( “Hadduh getaran gempa kok ya ikutan politisi berkoalisi ta Pakdhe?”
Gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 merupakan gempa berdurasi terpanjang dalam sejarah seismologi, yakni 10 menit. Dengan demikian kecepatan pematahannya mencapai (rata-rata) 2,7 km/detik, yang tergolong menengah bagi sebuah gempa. Namun nilai kecepatan ini sebenarnya bervariasi, yakni lebih cepat di selatan dan kian melambat menuju ke utara. Ini mengindikasikan bahwa gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 setidaknya dihasilkan dari ‘koalisi’ dua segmen kerakbumi (yakni segmen Simeulue dan segmen Andaman) yang terpatahkan dalam waktu sama.
Sedangkan gempa akbar Tohoku 2011 memiliki durasi 3 menit dan kecepatan pematahan (rata-rata) 3,3 km/detik atau lebih cepat dibanding gempa akbar Sumatra-Andaman 2004. Penyelidikan masih berlangsung, namun diindikasikan gempa akbar Tohoku 2011 dihasilkan oleh tiga segmen kerakbumi yang saling berdampingan dan terpatahkan secara bersama-sama.

3. Tektonik

Gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 menggemparkan dunia ilmu kegempaan karena meletup di lokasi yang tak terprediksi sebelumnya. Gempa ini terjadi di sepanjang zona subduksi (tunjaman) antara lempeng India dengan mikrolempeng Burma yang menjadi bagian dari lempeng Eurasia. Lempeng India menyusun dasar Samudera Hindia sementara mikrolempeng Burma menjadi dasar untaian Kepulauan Andaman dan Nicobar serta ujung utara Pulau Sumatra bagian barat. Subduksi di sini bersifat sangat miring (oblique) mengingat lempeng India bergerak ke utara-timur laut dengan kecepatan 53 mm/tahun sementara zona subduksinya merentang berarah utara-selatan. Gempa akbar membuat seluruh margin barat mikrolempeng Burma terpatahkan. Gempa akbar ini mengejutkan sebab subduksi di sini berusia sangat tua (+/- 90 juta tahun) sehingga lempengnya sudah lebih padat dan diestimasikan lebih stabil. Namun penyelidikan pascagempa menunjukkan bahwa gempa akbar di sini adalah sesuatu yang kerap terjadi, seperti pada tahun 964 dan tahun 1400. Sehingga pola perulangannya 400 hingga 600 tahun.
http://www.hgs.org/attachments/files/1016/The%20Great%20Sumatra-Andaman%20Earthquake%20of%20December%2026,%202004%20Figure_2.jpg
Gempa Aceh 2004
Sementara gempa akbar Tohoku 2011 meletup di lepas pantai Pulau Honshu bagian utara, tempat dimana lempeng Pasifik menyubduksi mikrolempeng Okhotsk (yang menjadi bagian lempeng Eurasia). Lempeng Pasifik bergerak dengan kecepatan 8 mm/tahun ke arah barat. Muncuknya gempa akbar di margin lempeng Pasifik ini tidaklah mengejutkan, sebab umur subduksinya masih cukup muda sehingga lempeng tektoniknya memiliki densitas lebih kecil dibanding lempeng India. Sejarah menunjukkan dalam enampuluh tahun terakhir kawasan Pasifik Utara telah diguncang oleh 4 gempa akbar yang mematahkan margin lempeng mulai dari Jepang hingga Alaska.
Gempa Jepang 2011

4. Deformasi Kerak Bumi

Deformasi kerakbumi merupakan implikasi langsung dari gempa bumi tektonik, karena gempa bumi jenis ini sebenarnya disebabkan oleh terpatahkannya luasan segmen kerakbumi tertentu yang kemudian bergerak melenting menempuh jarak tertentu pula. Besarnya magnitude momen dalam sebuah peristiwa gempa akbar disebabkan oleh luasnya segmen kerak bumi yang terpatahkan diikuti dengan besarnya jarak lentingannya. Implikasi dari pergerakan ini luar biasa, karena terasakan oleh segenap penjuru permukaan Bumi sehingga menghasilkan sejumlah perubahan berskala global meski secara kuantitas sangat kecil.
Gempa akbar Sumatra-Andaman 2004 dihasilkan oleh pematahan kerak bumi seluas 1.600 x 100 km persegi yang kemudian melenting ke arah barat sejauh (rata-rata) 20 meter. Karena pematahannya bersifat naik miring (oblique thrust) maka gerak lentingan ini diikuti dengan terangkatnya dasar laut (uplift) di atasnya hingga sebesar 5 meter. Proses ini secara pelan-pelan berdampak pula bagi kerak bumi di seluruh penjuru dunia, yang rata-rata bergeser 2 cm kecuali di dekat sumber gempa. Di ujung utara Pulau Sumatra (yang berdekatan dengan sumber gempa) terjadi pergeseran mendatar sebesar 5-6 meter ke barat dan ambles (subsidence) 1 meter. Posisi kutub utara pun bergeser 6 cm dari semula menuju ke garis bujur 145 BT. Pergeseran-pergeseran ini ditambah besarnya energi gempa menyebabkan periode rotasi Bumi diperpendek 2,7 mikrodetik.
Sementara gempa akbar Tohoku 2011 juga dihasilkan oleh pematahan kerak bumi namun dengan luas 500 x 150 km persegi yang melenting ke arah timur sejauh (rata-rata) 18 meter serta menghasilkan pengangkatan dasar laut sebesar 4 meter. Konsekuensinya daratan pulau Honshu pun tergeser 2,5 meter ke arah timur dan terjadi pengamblesan sebesar 0,5 meter. Karena lokasi gempa akbarnya lebih berdekatan dengan kutub utara, konsekuensinya terjadi pergeseran kutub lebih besar, yakni mencapai 25 cm. Rotasi bumi pun diperpendek 1,8 mikrodetik dari semula.

5. Tsunami

Salah satu implikasi gempa akbar adalah timbulnya tsunami yang sangat merusak. Ini terjadi karena lokasi gempa akbar senantiasa berada di laut, yakni pada zona subduksi yang secara kasat mata nampak sebagai jalur palung laut.Tsunami dihasilkan oleh pengangkatan dasar laut, yang menyebabkan kolom air laut di atasnya bergolak hebat dan kemudian berusaha mencapai keseimbangannya dengan cara menjalar horizontal sebagai tsunami. Energi tsunami sangat bergantung kepada luasnya segmen dasar laut yang terangkat dan besarnya pengangkatan.

Sabtu, 16 April 2011

tugas metode dan organsasi ke 2

1. DINAMIKA ORGANISASI
Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip. Di dalam sebuah organisasi tentu akan terjadi suatu dinamika dimana menuntut perhatian pengurus dan anggotanya. Dinamika organisasi yang harus dikelola secara cerdas dan konstruktif ialah terletak pada konflik yang sering timbul di suatu organisasi, karena dalam kenyataannya konflik tidak selamanya bersifat destruktif akan tetapi akan mampu meningkatkan produktifitas suatu organisasi apabila dapat di atasi dan dikelola dengan baik.

a. PENGERTIAN KONFLIK
Konflik biasanya timbul dalam organisasi sebagai hasil adanya masalah-masalah komunikasi, hubungan pribadi, atau struktur organisasi. Karakteristik-karakteristik kepribadian tertentu, seperti otoriter atau dogmatis juga dapat menimbulkan konflik. Arti konflik banyak dikacaukan dengan banyaknya definisi dan konsepsi yang saling berbeda. Pada hakekatnya konfilk dapat didefinisikan sebagai segala macam interaksi pertentangan atau antagonistik antara dua atau lebih pihak. Konflik Organisasi (organizational conflict) adalah ketidaksesuaian antara dua atau lebih anggota-anggota atau kelompok organisasi yang timbul karena adanya kenyataan bahwa mereka harus membagi sumber daya- sumber daya yang terbatas atau kegiatan-kegiatan kerja dan atau kenyataan bahwa mereka mempunyai perbedaan status, tujuan, nilai dan persepsi.

b.JENIS-JENIS KONFLIK
Ada lima jenis konflik dalam kehidupan organisasi :
  1. Konflik dalam diri individu Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.
  2. Konflik antar individu dalam organisasi yang sama karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain.
  3. Konflik antar individu dan kelompok seringkali berhubungan dengan cara individumenghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka.
  4. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasiorganisasi.Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja.
  5. Konflik antar organisasi konflik ini biasanya disebut dengan persaingan.

 SUMBER KONFLIK
Setelah mengapa ada konflik, biasanya ada sumber-sumber yang menjadikan konflik tersebut muncul, secara umum biasanya terjadi karena tersebut dibawah ini:
  1. Adanya aspirasi yang tidak ditampung.
  2. Saling ketergantungan tugas.
  3. Ketergantungan satu arah.
  4. Ketidakpuasan, perasaan ketidakadilan.
  5. Distorsi komunikasi.
  6. Tidak ada pedoman.
  7. Aturan yang kurang jelas.
  8. Kurang transparannya beberapa hal.

c. PENYELESAIAN KONFLIK
Konflik agar tidak mengarah ke destruksi harus bisa dikendalikan, antara lain dengan cara sebagai berikut:
  1. Harus sering mengadakan musyawarah.
  2. Adanya komunikasi dua arah yang enak dan luwes.
  3. Memberi keadilan pada semua lini.
  4. Transparan dalam semua hal.
  5. Ada pedoman yang jelas.
  6. Ada aturan yang jelas.
  7. Semua aspirasi dianggap penting dan dikomunikasikan.
d. MOTIVASI Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia, yang akan mempengaruhi cara bertindak seseorang. Dengan demikian, motivasi kerja akan berpengaruh terhadap performansi pekerja.

e.TEORI MOTIVASI
  • Motif Kekuasaan Merupakan kebutuhan manusia untuk memanipulasi manusia lain melalui keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Clelland menyimpulkan bahwa motif kekuasaan dapat berfifat negatif atau positif. Motif kekuasaan yang bersifat negatif berkaitan dengan kekuasaan seseorang. Sedangkan motif kekuasaan yang bersifat positif berkaitan dengan kekuasaan social (power yang dipergunakan untuk berpartisipasi dalam mencapai tujuan kelompok).
  • Motif Berprestasi Merupakan keinginan atau kehendak untuk menyelesaikan suatu tugas secara sempurna, atau sukses didalam situasi persaingan (Chelland). Menurut dia, setiap orang mempunyai kadar n Ach (needs for achievement) yang berlainan. Karakteristik seseorang yang mempunyai kadar n Ach yang tinggi (high achiever) adalah :1.Risiko moderat (Moderate Risks) adalah memilih suatu resiko secara moderat2.Umpan balik segera (Immediate Feedback) adalah cenderung memilih tugas yang segera dapat memberikan umpan balik mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mewujudkan tujuan, cenderung memilih tugas-tugas yang mempunyai criteria performansi yang spesifik.3.Kesempurnaan (accomplishment) adalah senang dalam pekerjaan yang dapat memberikan kepuasaan pada dirinya.4.Pemilihan tugas adalah menyelesaikan pekerjaan yang telah di pilih secara tuntas dengan usaha maiksimum sesuai dengan kemampuannya.
  • Motif Untuk Bergabung Menurut Schachter motif untuk bergabung dapat diartikan sebagai kebutuhan untuk berada bersama orang lain. Kesimpulan ini diperoleh oleh Schachter dari studinya yang mempelajari hubungan antara rasa takut dengan kebutuhan berafiliansi.
  • Motif Keamanan (Security Motive) Merupakan kebutuhan untuk melindungi diri dari hambatan atau gangguan yang akan mengancam keberadaannya. Di dalam sebuah perusahaan misalnya, salah satu cara untuk menjaga agar para karyawan merasa aman di hari tuanya kelak, adalah dengan memberikan jaminan hari tua, pesangon, asuransi, dan sebagainya.
  • Motif Status (Status Motive) Merupakan kebutuhan manusia untuk mencapai atau menduduki tingkatan tertentu di dalam sebuah kelompok, organisasi atau masyarakat. Parsons, seorang ahli sosiologi menyimpulkan adanya beberapa sumber status seseorang yaitu :
  1. Keanggotaan di dalam sebuah keluarga. Misalnya, seorang anggota keluarga yang memperoleh status yang tinggi oleh karena keluarga tersebut mempunyai status yang tinggi di lingkungannya.
  2. Kualitas perseorangan yang termasuk dalam kualitas perseorangan antara lain karakteristik fisik, usia, jenis kelamin, kepribadian.
  3. Prestasi yang dicapai oleh seseorang dapat mempengaruhi statusnya. Misalnya, pekerja yang berpendidikan, berpengalaman, mempunyai gelar, dsb.
  4. Aspek materi dapat mempengaruhi status seseorang di dalam lingkungannya. Misalnya, jumlah kekayaan yang dimiliki oleh seseorang.
  5. Kekuasaan dan kekuatan (Autoriry and Power). Dalam suatu organisasi, individu yang memiliki kekuasaan atau kewenangan yang formal akan memperoleh status yang lebih tinggi.

2. KOMUNIKASI dalam ORGANISASI
Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat. Di dalam kelompok/organisasi itu selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok, yang terdiri dari pemimpin dan bawahan/karyawan. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik, untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Kerja sama tersebut terdiri dari berbagai maksud yang meliputi hubungan sosial/kebudayaan. Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing-masing individu, untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan.
Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan dalam suatu organisasi baik organisasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi perusahaan, maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam, tapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatukan individu-individu yang tergabung dalam organisasi tersebut. Berdasarkan sifat komunikasi dan jumlah komunikasi menurut Onong Uchyana Effendi, dalam bukunya “Dimensi-Dimensi Komunikasi” hal. 50, komunikasi dapat digolongkan ke dalam tiga kategori:
1. Komunikasi antar pribadi
Komunikasi ini penerapannya antara pribadi/individu dalam usaha menyampaikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dengan demikian dapat tercapai keinginan bersama.
2. Komunikasi kelompok
Pada prinsipnya dalam melakukan suatu komunikasi yang ditekankan adalah faktor kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas. Dalam usaha menyampaikan informasi, komunikasi dalam kelompok tidak seperti komunikasi antar pribadi.

 A PENGERTIAN ORAGNISASI
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.

B. Dengan cara masuk ke dalam berbagai organisasi yang ada di lingkungan kita masing"

 C. hambatan" organisasi
    tidak adanya rasa saling menghargai satu sama lain dalam arti tidak ada ikatan batin.